Showing posts with label opportunity. Show all posts
Showing posts with label opportunity. Show all posts

Wednesday, July 8, 2015

Asset Management Improvement Project Part 1

Few days ago, my co-worker telling me that our Director assign him to improving ways of work in branch's logistic and warehouse. Actually, the scope of this assignment is in my area, everything that related to workflow process in branch always comes from my department, the Field Operation & Standardization (FOS) department. So, the assignment transferred to me provided with general requirement. The request is very simple, just make the branch's warehousing area more comfortable to manage, because our customer's asset is there.

Before I tell you more how to plan and achieve this assignment, I'll give you brief explanation about what we means by asset and what is the problem there that makes we need to improve ways of work in branch logistic area. The asset itself is a EDCs, a transactional draft capturing machine. This machine works with magnetic tape that we called credit or debit card issued by bank. Merchants that using EDC just set the nominal purchase by customer in that machine, then inserting customer's credit or debit card, and voila! Customer bank account will be debited as much as nominal of purchasing that has been set by merchant (as much as the good's price, of course)

If our customer (bank, of course) giving EDC Installation order to us, they will send an EDC and its Job Order (contains information where the machine will be installed, due date, etc.) The EDC must stay at our logistic area first, and then will be issued a day before installation’s due date to the merchant. As well as EDC Withdrawal order, the bank just issued Withdrawal Job Order to us, and our technician will go to the merchant as Job Order stated, to take the EDCs from merchant and cutting off connectivity.
EDC Machine

In field operation, installation or withdrawal activity isn't simple as stated above. In our SOP, installation or withdrawal only can be done if merchant’s condition fulfill our SOP Terms and Condition (TC). The terms of installation job is like active phone line, merchant’s name and address is valid (same precisely with jobs order issued by Bank), etc. If Terms and Condition not apply by merchant, our engineer just set job status to pending. The machine will stay at branch’s logistic until job order is re-assigned. The problem arise when the TC-not-comply trend is growing up, logistic area become full with EDC and we need to sort EDC by its age. The old one MUST be forward to Bank’s Logistic because the follow-up respond is timed up. And we don’t have responsibility to manage it anymore.

After we know what kind of machine that we will manage and what the problems there, I set a team of two from my subordinate. Experiencing in leading team, I focused on what kind of personality that can handle this type of project. The team lead for this project assigned to Mr. Budi, he is a senior employee that formerly coordinating area in Jakarta area. The reason is simply, he has high respect from all field operational member in Jakarta that can be used to ease our project implemented in each branch. Besides that, Mr. Budi is compliance person and always obeying any standard that had been agreed by management. He experienced handling resistance issues that always rise when new ways of work being piloting (a thing that I MUST still learn more to him). Mr. Budi will assist by Dendy, a newly hired employee in my team. There are some reason I involve Dendy in this project, he have good logical-brain (A must HAVE ability in team that I recruit, especially when I directing a workflow process for each project), He also well-know about this asset much, because I assign him in other project as a supporting staff that handling branch office’s EDC database and its sub process. So, the composition for the team is: Mr. Budi as instructor and lead our member in branch, and Dendy as conceptor that must well-detail-explained why this improvement must be held in office's branch across Indonesia to each branch leader.

After we set the team to hold this project, we're going to create goal and its mission statement. My role here is to directing the Team to our goals and creating project concepts to meet the goals. The main goal of this project (as I state above) is to manage customer asset easily in Branch's Logistic Area. I break the goal into some mission statement that must be accomplished by me and my Team.
Usually, I try to make the mission statement with what-I-called Milestone Table. Milestone table contains: what will we do? When we do it? Who will do it? (I mean, who's have higher responsibility to doing it well), and when you show it off?

For this project, I invited my teams to attend kickoff and brainstorming meeting. Brainstorming meeting is very very very required. You can share our goal there, share your concept and let others to giving opinion and feedback, discuss and comparing the old ways and the new ways, (with each pros and cons table), at the end, you'll find better solution and its alternatives. At next paragraph I will tell you much about how my team accomplish the goals.

Comparation Old Concept and New Concept (Brainstorming Meeting, Omega Room, June 8 2015)

I'll tell you a little about our previous Branch's Asset Management. This previous project is one of my standardization improvement about 2 years ago. At that time, everything not so crowded like now, so our approach to handle that machine will be slightly different from now on. Want to know interesting thing about this change? Please wait for my second post J








Wednesday, October 22, 2014

Creating Business Process for A Business Opportunity

Creating Business Process for A Business Opportunity
Saya gemar mempermainkan data. Kantor tempat saya bekerja saat ini bisa generate ratusan ribu baris data setiap bulan yang diolah menjadi bermacam laporan sesuai kebutuhan, benar-benar sebuah resource yang komplit untuk menarik informasi-informasi berharga yang sulit terlihat bila user tidak memahami bisnis proses dibalik semua data yang ter-generate tersebut.
Karena sering bermain dengan hal ini, saya sempat memikirkan suatu konsep yang mungkin sudah sebelumnya (atau bahkan belum ada) mengenai apa yang saya sendiri namai dengan Data Mutualism.
Konsep dasar dari Data Mutualism ini adalah setiap baris data yang di modify oleh pemilik data, akan selalu termanfaatkan dan sepenuhnya memberikan benefit kepada pemilik data maupun orang luar yang diberi akses melihat baris data tersebut (view only)
Ilustrasi dibawah akan menjelaskan konsep ini secara sederhana :

Penjelasan :
EDP-Application-DB User melakukan pemutakhiran data transaksi dan inventory secara realtime. Imbas dari kegiatan tersebut, EDP-Application-DB User akan mendapatkan dukungan dalam pengambilan keputusan terkait menajemen transaksi, stock, dan inventorynya.
Sementara itu, dengan adanya data yang terupdate, para Data Viewer yang kebetulan membutuhkan data tersebut untuk tujuan lainnya (misalnya pembelian/ order) dapat melakukan query ke Aplikasi dan mengontak Data Owner untuk melakukan transaksi.
Berangkat dari konsep tersebut, saya membangun opportunity yang akan menerapkan konsep tersebut menjadi sebuah proses bisnis dengan dukungan teknologi informasi.
Saya akan memberikan analogi hal diatas sbb:
Anggaplah Anda seorang pemilik apotik ABC yang dikelola oleh Anda sendiri, apotik ini belum memiliki cabang dimanapun. Anda mungkin belum memiliki Sistem Inventory Management yang baik, setiap obat yang terjual tidak anda catat berapa sisa stocknya, sehingga menyulitkan anda ketika akan re-order, karena harus stock opname dan update pencatatan, baru kemudian mempersiapkan list order ke Distributor.
Kemudian anda menyadari bahwa Manajemen Inventory merupakan hal yang mutlak Anda harus miliki, mungkin software database seperti untuk mencatat dan mengelola data inventory bisa anda dapatkan dengan harga <100 ribu di pasaran—dengan berbagai keterbatasan tentunya. Anda dengan rutin mencatat setiap pembelian di apotik ABC menggunakan software database tersebut. Pekerjaan anda sekarang lebih ringan, data pembelian dan re-order stock dapat dilakukan kurang dari 10 menit. Namun, sadarkah anda bahwa dari data-data yang anda input tersebut sebenarnya tersimpan informasi yang lebih dari sekedar berapa-banyak-stock-yang-berada-di-reorderPoint? Misalnya :
  1. Fitur yang dapat menampilkan daftar item yang paling banyak dibeli orang di setiap hari, minggu atau bulannya dari apotik Anda? Sehingga anda dapat dengan mudah mengalokasikan modal anda untuk order item dengan arus jual-beli yang tinggi saja
  2. Fitur yang dapat menunjukkan kepada Anda kapan anda harus mengejar target penjualan dan bagaimana diskon-diskon diberikan untuk item yang akan kadaluarsa (walaupun realnya di pemberian diskon yang besar di produk medis tidak akan serta merta mendongkrak penjualan :D )
itu hanya beberapa contoh yang dapat saya paparkan, semua jenis informasi yang dapat kita tarik tergantung dari apa dan selengkap apa data yang kita miliki.
Kembali ke topik yang Data Mutualism yang ingin saya sampaikan, saya coba gambarkan flow sederhana untuk hal ini.

Dari model diatas dapat disimpulkan bahwa, update yang dilakukan oleh owner data, selain dapat memberikan informasi internal bagi pemilik data, secara tak langsung juga membukan kesempatan bagi potential buyer untuk melakukan transaksi dengan pemilik data. Semakin data tersebut terupdate, maka informasi yang dimiliki owner terhadap keputusan dan action yang akan diambil selanjutnya akan semakin matang. Disamping itu, data yang terupdate tersebut akan dilihat oleh potential user dan juga memberikan kemungkinan yang besar bagi si potential user untuk melakukan transaksi pembelian kepada pemilik data (pemilik apotik).

Analogi lainnya :
Apotik X menggunakan Sistem M (proposed inventory system) untuk mengelola inventory-nya. Setiap ada perubahan dalam stock--baik itu terjadi penjualan/ re-stock--selalu dientry oleh Apotik X ke Sistem M, sehingga data inventory Apotik X yang terdapat pada database Sistem M selalu up-to-date.
Sistem M itu sendiri, selain menyedikan fitur inventory, juga mempunyai fitur query yang dikhususkan bagi pengguna mobile device, anggap namanya adalah Aplikasi X. User yang terdaftar di aplikasi X dapat melihat informasi obat di apotik yang menyimpan datanya di database Sistem M. Tentu saja definisi melihat yang saya maksudkan disini dibatasi hanya pada query yang diinginkan user Aplikasi X saja. Aplikasi X juga dapat memberikan komparasi harga antar Apotik, jarak dari user Aplikasi X ke Apotik terdekat yang menyedikan item yang dibutuhkan oleh user dsb. Karena perbandingan harga, ketersediaan stock dan rating yang tinggi terhadap Apotik X terekam dengan baik di database Sistem M, maka user memutuskan akan mengontak pemilik Apotik X untuk melakukan transaksi jual-beli sesuai kebutuhan user Aplikasi X.
Ide ini sangat sederhana. Ide ini memberikan pandangan bahwa, satu hal yang bagus diterapkan untuk kebaikan kita, pasti akan berguna juga bagi orang lain.
Sistem M yang saya kemukakan lewat beberapa cerita dan analogi diatas mempunyai beberapa benefit sbb :

Bagi Data Owner
(Sistem M User)
Bagi Application User
(Application X User)
  1. Memberi insight terhadap kondisi inventory
  2. Memberi dukungan pengambilan keputusan terhadap kondisi inventory
  3. Membuka peluang transaksi yang lebih banyak dan lebih terbuka bagi pelanggan
  1. Memberi jalan keluar yang paling efisien dan efektif untuk mendapatkan item yang diinginkan, antara lain dengan adanya info komparasi harga, jarak dan rating



The System Itself
Sebelumnya saya sudah sharing mengenai hal ini kepada beberapa rekan sejawat. Hal yang kami bahas disini memang lebih kepada teknikal. Kebanyakan dari mereka berpendapat bahwa paparan yang saya sebutkan dapat dibuat dengan sistem sederhana saja dan memang inilah yang saya tuju. saya tidak ingin ide yang sederhana ini seketika menjadi rumit ketika mulai berinteraksi dengan hal-hal teknis. Keep simple, as far as you can. Mungkin ulasan mengenai teknisnya, mulai dari analisa perancangan sistem dan aplikasi mobilenya akan saya berikan di tulisan selanjutnya, karena saya lebih tertarik membahas mengenai proses kerja, integrasi antar data, dan pendekatan bisnis untuk mengembangkan sistem ini. Detail Flow Processnya akan dijabarkan di tulisan berikutnya.
The Market and Business Opportunity
Pangsa pasar yang saya tuju untuk penggunaan sistem ini adalah spesifik jenis merchant yang mempunyai struktur item yang solid. maksud solid disini adalah item-item yang ada di inventory merupakan sesuatu yang sejenis. misalnya :
  1. Apotik (non Holding/milik perseorangan) -- hanya menjual jenis obat dan alat kesehatan
  2. Toko Bangunan -- hanya menjual alat bangunan
  3. Petshop -- item lebih definitif;
dan mungkin beberapa model yang struktur datanya lebih dapat diarahkan. Untuk toko kelontong yang varian itemnya bisa jadi sangat luas dan sulit di mapping dalam struktur data, tentunya akan rumit. misalkan saja mie instan sendiri dapat dijual 1 kardus, dan 1 piece. belum lagi ada jika ada penjualan kelapa peras santan dsb :D
Selain itu juga, beberapa daftar yang saya buat diatas masih tergolong UKM, yang memang harus dibantu dan disokong oleh sistem agar mendongkrak penjualan dan keefektifan dalam pengambilan keputusan. Oh ya, perlu saya jelaskan bahwa sistem ini nantinya FREE, namun tentunya dengan melihat batasan yang dimiliki server/database. Tujuan saya hanya ingin menyediakan value yang bermakna bagi pemilik usaha. Yang saya yakini dalam setiap menjalani sebuah aktifitas adalah jika aktifitas tersebut dapat menjadi value bagi orang lain, maka percayalah bahwa materi dan hal-hal lainnya akan mengikut dibelakangnya.
Terus terang saya belum melakukan survey apapun terkait seberapa besar pangsa pasarnya karena terkendala dedikasi saya juga untuk perusahaan saat ini. Namun, bila melihat secara kasar, potensial market untuk ini masih sangat besar sekali, karena apotik-apotik kecil, toko-toko bangunan, menjamur dimana-mana. tinggal ajak mereka untuk sedikit melek IT dan beberkan semua benefit yang dapat mereka ambil bila dapat bekerja menggunakan komputer dan internet (walaupun hal ini sendiri bukan perkara yang mudah)
Sekian paparan singkat yang dapat saya tulis, mungkin ada diantara teman/rekan yang mempunyai visi sama untuk merealisasikan hal ini dapat kontak saya via email. kita bisa diskusi lebih lanjut dan tuangkan apa yang ada dalam pikiran kita untuk membuat Indonesia lebih maju.

BBM : 7B5E640A (invite subj : mutualism)
Mail : gie.posh(at)gmail.com